Press "Enter" to skip to content

Kenali Beberapa Jenis Ban Motor Berdasarkan Fungsi Penggunaannya

BikersIndonesia.net – Hello Bikers, pengguna kendaraan bermotor di Indonesia menjadi salah satu yang terbesar dan terbanyak dengan berbagai jenis motor yang berbeda. Mulai dari jenis motor skuter matik, motor bebek, hingga motor sport. Setiap jenis motor tersebut memiliki komponen motor yang berbeda-beda. Sehingga tidak heran, jika setiap produsen komponen kendaraan bermotor berlomba-lomba menghadirkan kualitas komponen yang berkualitas dengan harga yang sesuai.
Setiap komponen motor memiliki fungsi dan keunggulannya masing-masing. Salah satu komponen motor yang sangat penting adalah ban motor. Setiap ban motor memiliki jenis yang berbeda-beda berdasarkan tipe dan karakteristik yang disesuaikan dengan setiap jenis kendaraan dan fungsi kendaraan tersebut. Ban motor menjadi komponen penting karena berfungsi untuk meningkatkan traksi roda pada jalanan. Sehingga dapat meredam getaran pada saat berkendara, tetap melindungi roda dari aus dan kerusakan, serta menjadi lebih stabil.

Jenis ban dibagi menjadi dua bagian, yaitu ban dalam dan ban luar. Setiap jenis ban tersebut memiliki fungsinya masing-masing. Ban motor yang akan dijelaskan berikut ini adalah jenis ban luar yang memiliki keragaman bentuk dan fungsi masing-masing.

Manfaat Ban Luar Pada Motor
Ban luar motor menjadi komponen penting dalam berkendara. Tidak hanya sebagai bagian komponen motor yang dapat menunjang kinerja berkendara. Terdapat fungsi utama dari ban.

Beberapa fungsinya sebagai berikut ini :

• Mingkatkan traksi roda Untuk Meningkatkan Perlindungan

Fungsi utama dari ban adalah untuk membentuk traksi roda dengan jalanan. Untuk menunjang fungsi ini, ban motor dirancang dengan adanya lapisan bead. Lapisan bead ini berfungsi mencengkram ban pada velg. Sehingga ban motor akan tetap ada pada posisinya saat roda sedang berputar dengan kecepatan tinggi. Dan setiap kendaraan didesain untuk memiliki titik gesek maksimal antara roda dengan jalan. Dengan demikian, dapat diketahui waktu maksimal penggunaan ban dan harus segera diganti agar tidak mudah tergelincir atau slip. Terutama pada kondisi ban yang sudah licin atau gundul. Harus secepatnya diganti agar tidak membahayakan saat berkendara. Serta merlindungi roda dari aus dan kerusakan.

• Memperbesar gaya gesek
Gaya gesek saat berkendara pada kendaraan terutama ban dan jalanan tidak dapat dihindarkan.

Gaya gesek tersebut dapat berpengaruh besar pada keseimbangan dan stabilitas berkendara, semakin besar gaya gesek yang dihasilkan, maka akan semakin baik. Sehingga pada ban motor dibentuk alur yang bertujuan memperbesar gaya gesek antara ban dan jalanan saat berkendara, serta menyesuaikan dengan kondisi jalanan yang berbeda-beda. Serta kendaraan akan tetap stabil saat digunakan.

• Memberikan kenyamanan berkendara
Fungsi ban juga untuk kenyamanan berkendara.

Ban luar dapat memberikan kenyamanan saat berkendara, kenyamanan yang dimaksud disini adalah meredam getaran yang dihasilkan saat berkendara. Kondisi ban yang baik dapat membantu meredam getaran yang dihasilkan kendaraan saat sedang dioperasikan. Hal ini dikarenakan kondisi tekanan udara pada ban dapat mempengaruhi kinerja ban. Sehingga harus selalu dipastikan tekanan udara pada ban memadai untuk berkendara dalam waktu lama dan jarak yang jauh.

Jenis-jenis Ban Motor Berdasarkan Fungsinya. Ban motor memiliki berbagai jenis yang berbeda penggunaan dan fungsinya.

Berikut ini jenis-jenis ban motor berdasarkan fungsi penggunaannya:

1. Ban motorsport ( semi slick)

Ban motorsport
Ban motorsport

Kelebihan dari jenis ban ini adalah jarak tempuhnya dapat mencapai 1000 mil atau 1.600 km, daya cengkram atau grip jenis ban ini juga lebih besar. Karena penggunaan ban pada jenis motor supersprot yang biasa digunakan untuk trek balapan. Jenis ban ini biasa digunakan untuk jenis motor supersport. Sehingga pemakaiannya lebih cepat habis dibandingkan ban biasa. Serta ban ini tidak cocok digunakan untuk jalanan utama, karena daya cengkramnya baru efektif pada saat suhu tinggi atau pada saat suhu ban menjadi panas.

2. Ban motor sport touring

Ban sport Touring
Ban sport Touring
Ban motor sport touring
Ban motor sport touring

Jenis ban sport touring biasa digunakan untuk memacu motor dengan cepat dan sering menjelajah jarak jauh. Sehingga pattern bannya lebih sedikit dengan compound lebih soft dari ban pada umumnya. Serta ban jenis ini tidak cepat panas dan lebih stabil. Bahkan aman digunakan pada kondisi basah. Kekurangan ban sport touring adalah daya cengkram dan daya tikung yang tidak lebih baik dari ban motorsport. Sehingga jenis ban sport tuouring biasa digunakan untuk jenis motor sport dengan Cubical centimeter (Cc) menengah hingga besar.

3. Ban motor touring

Ban motor touring
Ban motor touring

Jenis ban touring berbahan dasar karet keras yang memiliki daya tahan lebih lama. Daya cengkramnya sangat baik pada suhu rendah dibandingkan pada suhu tinggi. Tidak seperti ban untuk motorsport ataupun sport touring yang menjadi lebih baik pada suhu tinggi. Sehingga jenis ban touring sangat cocok digunakan untuk motor-motor touring dengan cubical centimeter (Cc) kecil hingga besar.

4. Ban motor offroad

Ban motor offroad
Ban motor offroad

Ban offroad didesain khusus untuk penggunaan off road atau medan yang dilalui berlumpur, berpasir, dan berkerikil. Jenis ban ini tidak biasa digunakan pada jalan umum beraspal. Karena jenis ban ini biasa digunakan untuk melintasi medan berat.

5. Ban motor dry racing (slick, dry racing/tipe kering)

Ban motor dry racing
Ban motor dry racing

Jenis ban racing tipe kering biasanya dibuat dengan memakai karet lembut yang menghasilkan daya cengkram yang kuat. Biasa digunakan untuk balapan jalanan yang kering. Jenis ban ini tidak dapat digunakan untuk jalanan utamadan serta memiliki harga yang mahal. Serta usia penggunaan yang sangat singkat. Ban ini biasa digunakan untuk trek balapan kelas dunia.

6. Ban motor wet racing (wet racing/tipe basah)

Ban motor wet racing
Ban motor wet racing

Ban racing tipe basah khusus digunakan saat hujan atau setelah hujan saja. hal ini dikarenakan ban ini dirancang dengan banyak alur. Alur tersebut berfungsi untuk jalur pembuangan air. Sehingga dapat berfungsi dengan baik pada jalanan basah. Ban ini biasa digunakan pada motor balap pada saat kondisi hujan ataunpun setelah hujan.

7. Ban motor cruiser

Ban motor cruiser
Ban motor cruiser

7. Ban motor cruiser
Jenis ban cruiser memiliki tampilan yang berbeda, dengan pola garis yang tidak rumit. Serta memiliki ketahanan yang lebih baik dari ban sport. Namun daya cengkram bannya lebih rendah dibandingkan ban untuk motorsport. Jenis ban cruiser banyak digunakan untuk motor bebek 4 tak. Sehingga jenis ban untuk motor ini memiliki daya cengkram yang baik dan dapat digunakan untuk perjalanan touring.

8. Ban motor scooter

Ban motor scooter
Ban motor scooter

Jenis ban ini memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan ukuran ban pada umumnya. Ban ini memiliki daya cengkram yang baik. Biasanya jenis ban ini banyak digunakan pada motor matik atau skuter matik.

9. Ban Tubless

Ban motor tubless
Ban motor tubless

Jenis ban tubless merupakan jenis ban yang tidak menggunakan ban dalam. Sehingga usia penggunaannya lebih awet dibandingkan jenis ban umumnya. Jenis ban ini cocok digunakan berbagai keadaan dan cuaca. Mulai dari berkendara jarak jauh, perjalanan dengan kecepatan tinggi ataupun digunakan saat musim hujan. Terdapat dua jenis ban tubless yaitu :

A. Ban bias

Perbedaan ban motor bias dan radial
Perbedaan ban motor bias dan radial

Jenis ban yang satu ini terbuat dari banyak lembar cord yang berguna untuk rangka ban. Ban ini memiliki panas yang berpusat dibagian tengah. Hal tersebut dapat terjadi karena ban tertekan ke arah depan dan belakang serta bersentuhan langsung dengan jalan. Ban bias sering digunakan sebagai kendaraan harian. Dan banyak diperjualbelikan. Ban bias dibuat berdasarkan dua susunan benang atau lebih yang ditenun dengan pola zig-zag hingga membentuk 40°-65° terhadap keliling lingkaran ban.

B. Ban radial

Perbedaan ban tubless bias & radial
Perbedaan ban tubless bias & radial

Jenis ban motor radial dibentuk dari lapisan serat yang menyilang pada lingkaran ban. Sabuk ban radial terbuat dari baja dengan tapak lebih kaku dan lebih tahan terhadap guncangan. Serta tidak akan cepat aus saat digunakan. Ban radial memiliki traksi atau daya cengkram yang lebih baik dibandingkan ban bias terutama saat menikung. Ban radial memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan ban bias, bahkan bisa sampai 2x lipatnya.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan