Press "Enter" to skip to content

Nikuba Alat Pengubah Air Menjadi Bahan Bakar Apakah Itu Mungkin?

Alat pengubah air menjadi bahan bakar
Alat pengubah air menjadi bahan bakar

BikersIndonesia.net – Ola, Bikers. Dalam beberapa hari terakhir ini Indonesia dihebohkan dengan berbagai pemberitaan terkait teknologi penemuan terbaru yang menjadikan air sebagai bahan bakar untuk mesin kendaraan bermotor? Tetapi apakah itu mungkin? Yuk kita simak informasinya.

Aryanto Misel Penemu Nikuba Mesin Generator Elektrolisis.

Aryanto Misel, pria yang berusia 67 tahun ini merupakan warga Lemahabang Wetan, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Aryanto Misel menciptakan sebuah inovasi alat yang diberi nama Nikuba. Nikuba merupakan akronim dari Niku Banyu dalam bahasa Cirebon yang memiliki arti Itu Air.

Aryanto merupakan pembuat mesin Nikuba lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA). Warga Cirebon tersebut tidak pernah mengenyam pendidikan hingga ke perguruan tinggi. Sehingga penemuannya tersebut merupakan otodidak saja. Hal tersebut dapat terjadi, dikarenakan Aryanto yang sangat menyukai imu bidang kimia sejak masih SMP, dan mempelajari tentang unsur kimia, sifat dan karakternya. Hingga tercipta lah Nikuba, mesin generator elektrolisis air yang mampu mengkonversi air menjadi hidrogen dan digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor.

Nikuba alat pengubah air jadi bahan bakar
Nikuba alat pengubah air jadi bahan bakar

Cara Kerja Nikuba

Nikuba merupakan alat pengonversi air menjadi hidrogen yang digunakan sebagai bahan bakar untuk kendaraan bermotor. Menurut penjelasan Aryanto Misel, nikuba berfungsi untuk memisahkan antara Hidrogen (H2) dan Oksigen (O2) dari air (H2O) melalui proses elektrolisis. Hidrogen yang dihasilkan melalui proses elektrolisis tersebut kemudian dialirkan melalui proses pembakaran kendaraan bermotor sebagai bahan bakar. Sedangkan Oksigen yang dihasilkan akan dielektrolisis kembali menjadi Hidrogen untuk dialirkan melalui proses pembakaran kendaraan bermotor. Sehingga nikuba dapat bekerja mengonversi air menjadi hidrogen untuk bahan bakar kendaraan seratus persen melalui proses elektrolisis atau memisahkan unsur yang dimiliki air untuk dimasukkan ke dalam ruang pembakaran mesin bermotor.

Air yang digunakan untuk elektrolisis tersebut merupakan air murni H20. Dengan kata lain, air yang digunakan untuk mengonversi air melalui Nikuba, mesin generator elektrolisis tersebut tidak memiliki kandungan logam berat. Sedangkan pada air mineral saja masih terdapat kandungan logamnya. Sehingga air yang digunakan untuk penggunaan mesin nikuba ini perlu dilakukan proses penyulingan terlebih dahulu agar air yang digunakan tidak terkandung logam berat seperti air amidis TDS sudah nol.

Nikuba dapat dijadikan sebagai alternatif bagi pengguna kendaaran bermotor dengan lokasi ketersediaan bahan bakar minyak terbatas. Namun untuk memasang generator ini diperlukan beberapa perubahan atau modifikasi terhadap sistem saluran bahan bakar agar terhubung ke intake menuju ruang bakar mesin.

Untuk Menciptakan Nikuba Butuh Waktu Lima Tahun

Ayanto Misel menceritakan pengalamannya, untuk menghasilkan mesin elektrolisis air tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama, yaitu membutuhkan waktu hingga lima tahun lamanya. Selain itu, untuk menciptakan alat tersebut juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Untuk menghasilkan mesin Nikuba, Aryanto sudah menghabiskan dua unit motor yang digunakan untuk uji cobanya.

Nikuba merubah air jadi bahan bakar
Nikuba merubah air jadi bahan bakar

Nikuba Dipasang Pada Kendaraan Dinas Milik TNI

Untuk saat ini nikuba buatan Aryanto sebagai mesin pengonversi air menjadi hidrogen sebagai bahan bakar kendaraan bermotor telah dipasang panda kendaraan dinas milik TNI. Terdapat 31 unit kendaraan dinas milik TNI yang telah dipasang Nikuba. 30 unit dipasang pada kendaraan dinas milik TNI dari Kodam III/Siliwangi. Sedangkan satu unit lainnya dipasang pada kendaraan dinas milik anggota TNI dari Koramil Lemahabang, Serda Muhammad Sutami.

Menurut Serda Muhammad Sutami yang merupakan anggota TNI dari Koramil sebagai Babinsa di Desa Wilulang, Kecamatan Susukan Lebak, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat ini, selama empat hari penggunaan Nikuba pada kendaraan dinasnya hanya membutuhkan air sebanyak ± ½ liter air saja.

Alat ubah air jadi bahan bakar
Alat ubah air jadi bahan bakar

Nikuba Dibandrol Dengan Harga Rp 4,5 Juta Per 1 Unit

Dalam uji coba mesin elektrolisis air menjadi hidrogen tersebut, Aryanto Misel berhasil menciptakan mesin Nikuba yang mampu membuat kendaraan bermotor menempuh perjalanan dari Cirebon sampai Semarang, pulang pergi dengan hanya menghabiskan 1 liter air saja. untuk saat ini, mesin Nikuba masih dalam proses mengurus hak paten penemuannya.
Nikuba telah dilakukan uji coba pada mesin kendaraan sepeda motor dan mesin genset dengan efisiensi penghematan BBM mencapai tujuh puluh persen.

“Saat ini sedang proses legalitas. PT sudah jadi. Sekarang sedang mengurus hak paten” menurut penjelasan Aryanto. Dalam penjelasannya lebih lanjut, ia menjelaskan sedang mengurus legalitas perangkat Nikuba untuk label dan proses produksinya agar dapat memproduksi dengan jumlah yang lebih banyak. Untuk 1 unit nikuba, perkiraan harga yang akan dijual di pasaran adalah mencapai harga Rp 4,5 juta.
Nikuba juga rencananya akan dipamerkan pada saat KTT G20 di Bali pada November mendatang.

Cara kerja nikuba
Cara kerja nikuba

Namun apakah alat ini sudah benar-benar efisien digunakan sebagai mesin mengonversi air menjadi hidrogen sebagai bahan bakar? Apakah tidak terjadi defisit energi untuk inovasi ini?
Untuk menghasilkan hidrogen dari mesin Nikuba yang memanfaatkan proses elektrolisis tentu membutuhkan banyak energi dalam jumlah besar. Lantas energi yang diperlukan untuk menggerakan Nikuba dalam mengelektrolisis air menjadi hidrogen menggunakan energi dari mana?

Sebenarnya penemuan elektrolisis ini sudah ditemukan sejak tahun 1800-an. Lantas kenapa inovasi ini tidak berkembang hingga saat ini?
Kita tunggu saja informasinya pada November mendatang, apakah ada informasi lebih banyak dan hasil uji lapangan yang lebih jelas.

Apakah Air Dapat Dijadikan Sebagai Bahan Bakar?

Terdapat beberapa cara yang umum dikenal dalam penggunaan air sebagai bahan bakar atau lebih tepatnya penggunaan hidrogen sebagai bahan bakar, bukan air. Terdapat dua jenis molekul pembentuk air, yaitu dua atom hidrogen dan satu atom oksigen. Proses pemisahan unsur atom tersebut melalui proses eletrolisis untuk memisahkan gas oksigen dan gas hidrogen, dan proses pemisahan tersebut membutuhkan energi yang cukup besar. Proses pemisahan tersebut dapat dilakukan malalui :

1. Reaksi Fusi

Hidrogen merupakan bahan bakar yang digunakan dalam reaksi fusi yang terjadi pada proses bekerjanya matahari dan bintang-bintang. Pada reaksi ini terdapat dua atom hidrogen yang bergabung menjadi 1 atom helium dan menghasilkan energi. Reaksi fusi membutuhkan termperatur sangat tinggi agar hidrogen menjadi wujud plasma. Untuk reaktor diperlukan energi mencapai temperatur100 juta derajat Kelvin atau setara dengan 100 juta derajat Celcius. Sedangkan penemuan manusia saat ini belum ada reaksi fusi yang sepenuhnya dapat beroperasi, masih tahap eksperimen.

2. Fuel Cell

Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan teknologi fuel cell. Hidrogen direaksikan dengan oksidator (oksigen) di dalam fuel cell, sehingga menghasilkan listrik, dengan produk buangan berupa air (kembali lagi sebagai air yang terdiri dari molekul hidrogen dan oksigen. Terdapat beberapa pabrikan yang memproduksi kendaraan elektrik dengan suplai daya listrik dari teknologi fuel cell, seperti Toyota Mirai Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV).

3. Hidrogen Sebagai Bahan Bakar Mesin Dalam

Hidrogen digunakan sebagai bahan bakar mesin pembakaran dalam (internal combustion engine) yang menggantikan peran bensin. Terdapat beberapa pabrikan kendaraan yang memanfaatkan teknologi ini. contohnya BMW Hydrogen7. Untuk mengembangkan teknologi ini tentu diperlukan berbagai modifikasi desain mesin. Mulai dari valve (klep) yang lebih kuat, injektor gas, gasket, oli mesin temperatur tinggi, serta termasuk pencegahan ekstra pada kebocoran gas.
Lantas apakah hidrogen feasible sebagai bahan bakar pengganti minyak fosil yang digunakan saat ini? teknologi elektrolisis yang digunakan untuk memisahkan untur atom hidrogen dan oksigen pada air membutuhkan energi yang sangat besar. Di sisi lain, energi yang dihasilkan mesin bakaran apakah sepadan dengan energi listrik yang dibutuhkan untuk menghasilkan hidrogen, hal ini tentu menjadi pertimbangan dalam penerapan teknologi ini. Bagaimana dengan Nikuba kedepannya? Apakah layak untuk digunakan masyarakat luas, kita tunggu saja.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan