Press "Enter" to skip to content

Sejarah Sepeda Motor Pertama Di Indonesia

Sejarah Motor Pertama Di Indonesia
Sejarah Motor Pertama Di Indonesia

BikersIndonesia.net – Ola Bikers, Motor menjadi alat transportasi yang paling umum digunakan masyarakat Indonesia mulai dari masyarakat menengah ke bawah hingga masyarakat gaya hidup premium tentu juga memiliki motor. Motor berkembang penggunaannya, tidak hanya sebagai alat transportasi yang memudahkan untuk mobilisasi dari satu tempat ke tempat lain dalam waktu yang lebih singkat. Lebih dari itu, motor telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. Hingga berkembang berbagai komunitas pecinta motor di Indonesia.

Industri motor di Indonesia pun berkembang, tidak hanya satu jenis motor saja yang beredar dan menguasai pasaran di Indonesia. Terdapat berbagai jenis dan merek dagang motor yang beredar di Indonesia. Mulai dari jenis motor bebek, jenis motor skutik atau skuter matik, jenis motor sport hingga motor tunggangan besar. Bahkan pabrikan motor di Indonesia juga berkembang pesat. tidak hanya dikuasai satu merek dagang saja. Sebut saja dari pabrikan Honda, Yamaha, Suzuki dan lain sebagainya.

Motor menjadi moda transportasi yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. Tapi tahukah kamu jenis motor apa yang pertama tiba di Indonesia? Yuk kita kenalan dengan sejarah motor pertama yang tiba di tanah air dan dimanfaatkan sebagai alat mobilisasi, serta perkembangannya hingga saat ini.

Sejarah Motor Pertama Di Indonesia
Motor menjadi alat transportasi yang praktis dan efisien. Penggunaannya bahkan sudah ada dan berkembang sebelum Indonesia merdeka. Penemuan teknologinyapun berkembang jauh sebelum kemerdekaan Indonesia, bahkan Indonesia masih di kekuasaan Belanda.

Terdapat tiga orang penemu sepeda motor yang diakui. Sepeda motor pertama kali dirancang oleh Ernest Michaux, berkebangsaan Prancis pada tahun 1868. Dengan menggunakan tenaga uap sebagai tenaga penggeraknya. Namun proyek tersebut tidak berhasil.

Kemudian di tahun 1885 Edward Butler yang berkewarganegaraan Inggris kembali mengembangkan teknologi tesebut. Teknolog tersebut dikembangkan dengan jenis kendaraan lain yang menggunakan tiga roda dan menggunakan mesin pembakaran dalam sebagai tenaga penggeraknya.

Di lain tempat, pada tahun yang sama yaitu 1885, seorang ahli mesin berkewarganegaraan Jerman bernama Gottlieb Daimler dan sahabatnya Wilhelm Maybach merakit motor pertama di dunia.

Motor rancangan Daimler menggunakan mesin empat langkah berukuran kecil berbahan dasar sepeda kayu. Mesin tersebut diletakkan di tengah antara roda depan dan roda belakang, serta dihubungkan dengan rantai ke roda belakang. Rancangan tersebut diberi nama Reitwagen atau riding car. Namun kendaraan ini belum dikenal masyarakat secara luas.

Kemudian di tahun 1892 diperkenalkan sepeda motor jenis baru oleh Henry Hildebrand dari Munich, Jerman Barat.
Sepeda motor pertama diperjualbelikan pada tahun 1893 oleh pabrikan sepeda motor Hildebrand und Wolfmuller di Munenchen, Jerman. Dengan roda belakang sepeda motor yang digerakkan langsung oleh kruk as (crankshaft).

Pada buku Sejarah Mobil dan Kisah Kehadiran Mobil di Negeri Ini, karya James Luhulima menuliskan sepeda motor menjadi kendaraan pertama yang tiba di tanah air. Indonesia yang masih bernama Hindia Belanda, kedatangan kendaraan bermotor pertama pada tahun 1893. Motor pertama yang tiba merupakan motor bermerek dagang Hildebrand und Wolfmuller berasal dari Jerman. Sepeda motor tersebut tiba di Hindia Belanda melalui Pelabuhan Semarang, Jawa Tengah. Motor tersebut merupakan karya insinyur mesin uap, Hendry dan Wilhelm Hildebrand bersaudara bersama rekannya Alois Wolfmuller. Motor tersebut dibeli oleh John C. Potter berkebangsaan Inggris. Potter bekerja sebagai masinis di Pabrik Gula Oembol, Probolinggo Jawa Timur. Motor tersebut dipesannya langsung dari Jerman, dan menjadi orang pertama yang menggunakan kendaraan bermotor.

Tidak seperti motor modern seperti saat ini. Untuk menghidupkan mesin motor Hildebrand & Wolfmuller, dibutuhkan waktu ± 20 menit. Terdapat dua cara untuk menyalakan mesin motor ini. Pertama, mesin motor harus dipanaskan dengan cara membakar bagian luar blok mesin menggunakan cairan spiritus. Kedua motor tersebut didorong dengan kecepatan penuh, hingga mesin hidup dan stabil. Cara naiknya pun harus meloncat ke jok yang mirip dengan jok sepeda.

Tidak seperti motor yang telah berkembang seperti saat ini, motor buatan Jerman tersebut tidak punya rantai, belum ada magnet, koil, perseneling, tidak ada gigi ataupun aki (accu) serta tidak ada kabel-kabel listrik. Motor tersebut menggunakan mesin dua silinder dengan konfigurasi horizontal 1489 cc, berbahan bakar bensin atau nafta.

John C. Potter dapat memacu kendaraannya hingga kecepatan maksimum 35 kilometer per jam.
Pada tahun 1932, sepeda motor ini ditemukan kembali dalam keadaan rusak di garasi kediaman John C. Potter. Sepeda motor tersebut tersimpan di garasi rumahnya dalam keadaan berkarat dan tidak terawat. Kemudian sepeda motor tersebut direstorasi atas bantuan montir-montir marinir di Surabaya dan disimpan di kantor redaksi mingguan De Motor. Selanjutnya motor tersebut disimpan ke musium lalu lintas Surabaya. Namun saat ini tidak diketahui keberadaan lokasi kendaraan tersebut.

Seiring perkembangan zaman, motor yang masuk ke wilayah Hindia Belanda juga semakin banyak, hingga berdiri klub motor pertama yaitu Motorfiets Rijders Te Batavia di Batavia pada tahun 1915. Klub motor tersebut membuat pemecahan rekor turing dari Batavia ke Soerabaija dengan nama Reli Dakar. Berdasarkan reli tersebut didapatkan pemenang Gerrit de Raadt pemuda asal Belanda yang berhasilkan mencatatkan waktu pencapaiannya 10 jam 1 menit dengan menggunakan motor Rudge Ulser.

Setelah Indonesia merdeka, baru pada tahun 1971 tepatnya 11 Juni 1971 berdiri sepeda motor di Indonesia yang dipelopori oleh PT Astra Honda Motor (AHM) dengan nama awal PT. Federal Motor sebagai tempat perakitan mesin motor. Dengan komponennya yang masih diimpor dari Jepang. Kemudian pada 6 Juli 1974 PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing berdiri, yang sebelumnya di tahun 1969 beroperasi di Indonesia hanya sebagai usaha perakitan saja. Dan berkembang hingga saat ini terdapat lebih banyak lagi jenis-jenis motor yang berkembang di Indonesia.

Sejarah Motor Di Indonesia
Sejarah Motor Di Indonesia
Sejarah sepeda motor Indonesia
Sejarah sepeda motor Indonesia
Sepeda Motor Pertama Di Indonesia
Sepeda Motor Pertama Di Indonesia
Sejarah Motor Pertama Di Indonesia
Sejarah Motor Pertama Di Indonesia

Keterangan gambar
1. Hildebrand & Wolfmuller Motor Pertama Di Indonesia
2. Gambar Motor Hildebrand & Wolfmuller Milik John C. Potter
3. Gambar Paten Hildebrand Und Wolfmuller Tahun 1894
4. Geng Motor Pertama Di Indonesia
5. Gerrit de Readt dengan Motor Rudge Ulser

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan